Kematian, Nasihat bagi Yang Masih Hidup (The Old.Stories)

Kemaren sore, aku mdapat kabar duka dari grup kampus. Salah seorang temenku 1 angkatan di FKM Undip Angk 99, mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. 


Kabar itu membuatku terhenyak sesaat. Kematian datang begitu tiba2. Hidup ibarat bidak catur. Siap kapan saja diambil oleh pemiliknya. 
Maka perbanyaklah mengingat mati.Agar kita bs mempersiapkan diri menghadapinya bila maut menjemput.Seperti yang disabdakan Rasulullah SAW dalam nukilan hadis.

Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, ‘Yang paling baik akhlaqnya’. Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.’ (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy. Syaikh Al Albaniy dalam Shahih Ibnu Majah 2/419 berkata : hadits hasan). 


Dingin merambah tubuh

Lidah keluh terjengkal kaku

Biru menghias tubuh yang kian pilu

Malaikat datang menjemputmu.


Nafasmu yang tak pernah kau syukuri

Kini tertahan tanpa kau hindari

Detak jantung yang kau anggap biasa Kini menjadi sangat berharga di tiap detaknya.


Lembayung wajah kematian kian mendekat..

Suara tangis bergema menyesakkan dada..

Namun tiadalah kita mendengarnya..

Karena telinga tak lagi ada suara.


Masih ingatkah tentang tangan yang berdosa..??

Sebentar lagi akan menjadi sepotong tulang tak berharga..

Masih ingatkah tentang wajah yang kau banggakan..??

Sesaat lagi akan terkubur dalam tanah.

Masih ingatkah akan harta yang kita jadilan raja..??

Sebentar lagi akan mengalun indah menjadi petaka..


MALAIKAT TIDAK TIDUR 

KEMATIAN MENGINTAI HIDUP.


#UNTUKAPA?

Pakaian indah nan penuh hias

Kini bersisa kain kafan..

Harta yang di agungkan

Hanya tinggal barang bekas yang tidak berguna.


Saat kematian datang menjemput

Tiada pangkat, tiada jabatan

Tiada kaya, tiada miskin

Tiada pula cantik atau rupawan

Malaikat maut tetap mencabut nyawamu


Ingatkah pada kubur

Tempat saat tubuh di pendam

Di tinggal sendiri dalam gelap

Di temani binatang malam dan kesunyian

Ingatkah bahwa kita akan di kubur

Saat di mana belatung memakan tubuh kita

Harta,dunia, dan seisinya tak lagi guna

Tinggal menunggu azab dan penyesalan


Astaghfirullahaladzim..

Astaghfirullahaladzim..

Astaghfirullahaladzim..



———————————————————–


Nasehat untuk saya, dan saya, karena diri inilah yang paling penting untuk di nasehati, sebelum menasehati orang lain.. .

Perbanyak mengingat kematian penghancur kenikmatan,, Dunia hanya sementara, akhirat selamanya, .

Semoga kita bukan termasuk orang2 yang lalai utk mengingat kematian, Aamiin

Komentar

Postingan Populer